Pengetahuan Seputar Sikat Gigi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Pengetahuan Seputar Sikat Gigi

Post by kristz07 on Fri Jul 11, 2008 9:46 pm



Ada orang yang menggosok gigi sekali dalam sehari, ada yang lebih dari tiga kali sehari, karena sudah menjadi kebiasaan, satu hari saja tidak gosok gigi mulut rasanya tidak nyaman. Namun kebanyakan orang mungkin malah melalaikan tujuan utama bersikat gigi, yakni membersihkan sisa-sisa makanan di dalam mulut setelah bersantap untuk memelihara kebersihan rongga mulut, sehingga mengurangi terjadinya kerusakan gigi. Salah dalam memilih sikat gigi ataupun cara menggosok gigi, bukan saja kurang berhasil dalam membersihkan rongga mulut, bahkan akan dapat merusak gigi dan struktur di sekitar gigi.

Dokter gigi berpendapat bahwa tujuan paling utama menggosok gigi adalah membersihkan plak pada permukaan gigi, karena plak gigi adalah gembong utama penyebab kerusakan gigi. Plak gigi merupakan substansi yang menempel pada permukaan gigi yang terdiri dari kuman-kuman, sisa-sisa makanan dan jaringan pada mulut yang terlepas. Kuman yang merusak gigi, memanfaatkan sisa-sisa makanan sebagai sumber gizi untuk terus berkembang biak. Kuman ini akan menghasilkan bahan bersifat asam yang perlahan-lahan akan melarutkan kalsium gigi sehingga terjadi pelapukan.

Plak gigi dalam waktu sekitar 18 jam dapat mengeras, mengapur, setelah menjadi karang gigi yang keras dan lengket bukan saja tidak lagi bisa dibersihkan dengan sikat gigi, bahkan dapat merangsang terjadinya pericoronitis pada gusi. Menggosok gigi setiap pagi dan malam, dapat menyingkirkan plak gigi yang masih lunak.

Sewaktu menggosok gigi, utamakan membersihkan bagian permukaan gigi dan lidah, terlebih lagi bagian gigi dekat gusi dan bagian gigitan. Karena plak gigi paling mudah berkumpul pada celah-celah di sekitar gusi, maka pada saat menggosok gigi harus mencakup sedikit bagian gusi agar dapat benar-benar membersihkan permukaan gigi. Asalkan dapat menyingkirkan plak gigi, dengan sendirinya gusi akan menjadi sehat. Sebagian orang memiliki kebiasaan menggosok gigi dengan arah tegak lurus gigi, cara ini tidak dapat membersihkan sisa-sisa makanan yang berada di celah-celah gigi, malah akan dapat mengakibatkan keausan gigi, batang gigi dapat menjadi cekung karena aus digosok. Akibatnya setiap kali menyantap makanan dingin atau panas, atau bahkan berbicara pada cuaca dingin, akan mengakibatkan gigi terasa ngilu tidak nyaman karena masuknya udara dingin ke dalam rongga mulut.

Sikat gigi paling lama dipakai hanya selama dua bulan, jangan menunda menggantinya hanya karena merasa sayang atau ingin berhemat. Karena pada saat tersebut banyak ujung bulu sikat sudah bercabang dan menjadi tajam, bila terus dipergunakan, gigi akan seperti digosok dengan sabut kasar, dapat melukai lapisan enamel. Memilih sikat gigi yang sesuai dan cara menggosok gigi yang benar adalah sama pentingnya. Dalam klinik gigi sering ditemukan pasien yang gigi geraham belakang terpaksa dicabut karena rusak, hal ini diakibatkan oleh pemilihan sikat yang kurang tepat sehingga tak terjangkau pada saat menggosok gigi.

Agar mendapatkan hasil yang baik, harus memanfaatkan peralatan yang sesuai. Memilih sikat gigi yang sesuai, sangat mempengaruhi hasil pembersihan rongga mulut. Sikat gigi yang dipasarkan sangat banyak ragamnya, merek yang bebeda bervariasi pada ukuran, desain, kekerasan, panjang bulu maupun keadaan pengaturan bulu sikat. Dalam memilih sikat gigi ada tiga hal penting yang harus diperhatikan:

1. Kepala sikat hendaknya berukuran agak kecil, pada saat menggosok gigi biasanya gigi bagian belakang ada yang sulit dijangkau, sikat yang kepalanya agak kecil akan lebih leluasa bergerak dalam rongga mulut sehingga lebih mudah dalam membersihkan setiap butir gigi.

2. Bulu sikat hendaknya lunak, bulu sikat yang lunak tidak melukai gigi dan gusi. Masyarakat umum dan para penderita periodontitis ringan lebih baik memilih sikat dengan ujung bulu sikat berbentuk bulat agar tidak mudah melukai gigi dan gusi.

3. Berkas bulu sikat, untuk mencegah berkembang biaknya kuman pada sikat yang basah, pilihlah sikat yang bulunya tidak lebat, sikat gigi yang baik terdiri dari tiga baris dan tiap barisnya enam berkas. Bulu sikat yang terlalu lebat tidak mudah kering, pada saat dipakai ulang dapat membawa kuman kembali ke rongga mulut, sehingga manfaat gosok gigi akan sangat berkurang. Jarak antar berkas bulu sikat perlu agak berjauhan, tidak terlalu rapat.

Pendek kata, pilihlah sikat gigi sesuai dengan kondisi rongga mulut anda sendiri, gosoklah gigi dengan metode yang tepat, agar dapat memastikan kebersihan rongga mulut dan mengurangi kerusakan gigi. Yang perlu diperhatikan lagi adalah, setelah menggosok gigi letakkan sikat gigi dengan bulu sikat menghadap keatas, biarkan bulu sikat mengering, hal ini akan mengurangi kontaminasi organisme dan merupakan tindakan yang tidak boleh diabaikan dalam menjaga kesehatan rongga mulut. (drg. Chen Guofeng/The Epoch Times/prm)

kristz07
Administrator
Administrator

Jumlah posting : 890
Join date : 20.04.08
Age : 28
Lokasi : tasikmalaya

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik